Tag: boneka wisuda teddy bear

Lakukan Hal Ini Setelah Wisuda. Agar Harimu Tidak Jenuh

Pulang dapat jadikan langkah simpel untuk refleksi. Anda dapat mempunyai saat untuk kembali ajukan Jual Souvenir Boneka Wisuda pertanyaan pada sendiri apa yang sesungguhnya anda kehendaki dalam kehidupan ini. Satu fase dalam hidupmu barusan teratasi, saat ini anda mempunyai banyaknya waktu untuk memilikirkan bebrapa masak apa yang anda senangi sebelumnya cepat-cepat melangkahkan kaki.

Diluar itu, dengan pulang ke tempat tinggal anda dapat juga menghemat cost hidup. Janganlah terasa anda juga akan memberatkan orang-tua, karna mereka malah senang dengan kehadiranmu kembali dirumah. Tetapi, tetaplah saja anda mesti turut berperan dengan riil. Janganlah cuma berpangku tangan serta bangun siang, anda harus menolong bapak serta ibu sekuat yang anda dapat.

Kembali pada kampung halaman sama berarti dengan memotong habis sifat besar kepala yang anda punyai. Lihat kesuksesan kawan seperjuangan juga akan membuat kamu berbenah diri.

pulang ke rumah
pulang ke tempat tinggal lewat kocholo. org

Terkecuali peristiwa yang pas untuk merefleksikan sendiri dengan mencari tahu apa yang anda kehendaki di fase hidup yang setelah itu. Pulang ke kampung halaman dapat juga jadikan langkah tepat untuk memotong sifat besar kepala yang tanpa ada diakui mulai berkembang subur didalam diri.

Dengan ketahui dan memperbandingkan kesuksesanmu dengan kawan seperjuangan, anda jadi semakin tidak miliki argumen untuk berjumawa. Anda jadi memahami kalau yang saat ini telah anda capai ini masih tetap belum juga apa-apa. Banyak hal dalam dirimu yang perlu perbaikan. Hingga tidak juga akan ada sekali lagi argumen untuk menyombongkan diri di hari esok.

Anda juga akan belajar bagaimana caranya untuk menghormati. Dari mulai masa kecil yang membahagiakan sampai pengalaman manis di jaman putih abu-abu yang kembali terkenang.

Screenshot_2.png

Pulang ke tempat tinggal adalah langkah simpel untuk bernostalgia. Tetapi tidak cuma sesederhana bernostalgia saja, anda juga jadi mempunyai saat untuk kembali mensyukuri beberapa hal yang berkunjung di hidupmu ini. Dari mulai masa kecil yang membahagiakan dirumah, teman dekat dari kecil sampai dewasa yang senantiasa setia temani, sampai masa-masa manis di jaman putih abu-abu.

Beberapa hal simpel jenis ini sesungguhnya mengajarkanmu makna bersukur serta menghormati. Anda bersukur pada apa yang sudah Sang Pencipta berikan sekalian menghormati apa yang masih tetap anda punyai sampai detik ini.

Dengan pulang kampung, anda dapat sadar begitu banyak yang sudah beralih dari dirimu sampai kini. Pulang ke tempat tinggal malah mungkin saja peristiwa untuk lebih mengetahui sendiri.

pulang ke rumah
pulang ke tempat tinggal lewat medonthan. net

Terkecuali bernostalgia serta belajar bersukur dan menghormati, pulang ke tempat tinggal dapat semakin membuat kamu mengetahui sendiri. Anda bisa kembali berkaca serta memperbandingkan dirimu yang dahulu serta saat ini. Saksikan beberapa hal yang telah banyak beralih dari dirimu sendiri serta saksikan telah sejauh apa perjuangan yang sudah anda kerjakan. Diluar itu, anda dapat juga mengukur masih tetap berapakah jauh jarak pada dirimu dengan tujuan yang anda tentukan. Selanjutnya, beberapa hal ini juga akan akan berhasil berhasil membuat kamu semakin mengetahui sendiri.

Advertisements

Sesudah Terima Ijazah Wisuda, Berikut Perasaanmu yang Sesungguhnya!

Perjuanganmu berkuliah kurun waktu empat th. pada akhirnya teratasi telah. Lega sekali rasa-rasanya dapat kenakan toga wisuda serta menghadiri upacara wisuda dengan rekan-rekan. Tanpa ada diakui, sebentar sekali lagi kamu juga akan berpisah dari rekan-rekan serta dari bangku sekolah, untuk meneruskan studi, mulai bekerja, melanjutkan usaha orangtua, buka usaha sendiri serta beda sebagainya. Cek Jual Souvenir Wisuda Online dan Temukan Hadiah Wisuda Unik

Waktu kamu lihat ke arah beberapa rekanmu serta dengarkan prosesi wisuda, mungkin saja kamu dapat senyum-senyum sendiri, sebal, sekalian menitikkan air mata mengingat 15 hal semacam ini!

Screenshot_14.png

  1. Kangen banget dengan rekan kamu yang jenius serta senantiasa jadi penyelamat waktu ujian!

 

penyontek

 

” Psstt…. nomor 1? Tolongin dong… ”

*Dan nampaklah kertas kecil di sebelahmu*

Rekan ini betul-betul malaikat sejati. Dia selalu menolong kamu ketika kerjakan ujian. Bila tidak ada si pacar, bebrapa dapat kamu di universitas selalu hingga tua!

 

  1. Terlebih, rekan kamu yang senantiasa tidak ketahui apa-apa.

 

tidak paham ada ujian

 

” OH MY GOD! Hari ini UJIAN? Kok saya tidak tahu?!?! ”

Ada lho rekan yang begini! Tak tahu dia lakukan hal apa sajakah di universitas, yang pasti dia senantiasa ketinggal info serta tidak sempat tahu berita apa pun. Lebih kronis dari kamu deh, pokoknya. Anehnya sekali lagi, dia masih tetap dapat lulus kuliah. Mujur banget deh rekan ini!

 

  1. Tidak ada pula namanya nongkrong di kos rekan luar pulau kamu yang mempunyai logat begitu unik!

 

logat unik

 

 

 

” Kau nih… jangan sampai kau selalu gunakan listrik di kos saya. Mahal kali nih sa bayarnya. ” (dengan logat Kalimantan yang demikian ciri khas #ngakakabis)

Terlebih universitas yang ada di kota besar serta banyak terima mahasiswa-mahasiswa luar pulau, tentu miliki banyak rekan dari luar pulau dengan logatnya yang ciri khas.

 

  1. Rindu juga akan perasaan bahagia waktu kelas dibatalkan.

 

kelas dibatalkan

 

” Eh, hari ini kelas statistik dibatalin, lho, dosennya sakit! ”

” HOREEEEEE!!! ” (Segera kabur bahagia)

Ngaku deh… tentu kamu bahagia banget, tak tahu seberapa rajinnya dirimu!

 

  1. Bagaimana serunya membolos (bukanlah untuk ditiru, ya!).

 

membolos

 

” Males banget deh masuk kelas usaha hari ini, cabut yuk! ”

Siapa sich yang tidak sempat merasakan serunya bolos kuliah? Bila kamu tidak sempat, kuliahmu tidak berwarna!

 

  1. Ehh… inget tidak sich, pekerjaan XYZ yang super duper repot, tidak bebrapa usai, dosennya cerewet, SKSnya hanya 2 sekali lagi! Aduh, stres banget deh saat itu!

 

tugas

 

Malah beberapa pekerjaan ” tidak perlu ” tetapi menyiksa juga akan kamu kenang selama-lamanya. Sewaktu tersebut kamu sharing narasi serta keduanya sama memikul beban berat dengan rekan sekumpulan. Bahkan juga, waktu menceritakannya saat ini kamu ketawa-ketawa mengingat begitu menderitanya dirimu dahulu.

 

  1. Ah, sedih juga rasa-rasanya tidak ada sekali lagi yang namanya tidur sampai larut malam untuk pekerjaan!

 

tidak bergadang